Jember – Anggota DPRD Jember Edi Cahyo Purnomo melakukan kegiatan reses untuk menyerap aspirasi dari masyrakat. Beberapa masukan dari masyarakat pun ditampung, salah satunya soal Pemerintahan untuk 5 tahun kedepan.
Edi Cahyo Purnomo mengatakan, dalam reses yang digelar tersebut sudah disampaikan terkait pelayanan publik yang berbasis teknologi dan soal kebijakan yang nantinya akan diambil.
“Kita sudah sampaikan, bahwa saat ini perkembangan teknologi menjadi hal yang sangat penting dan diimplementasikan dalam pelayanan publik,” ujarnya saat reses, Senin, 29 April 2024.
Hal ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam mendapatkan pelayanan publik dari Pemerintah Kabupaten Jember.
Namun di sela-sela sesi tanya jawab, masyarakat banyak menyampaikan aspirasinya terkait kepemimpinan Jember untuk 5 tahun mendatang.
“Memang pertanyaannya berkembang, dan banyak yang bertanya soal sosok pemimpin Jember ke depan,” imbuhnya.
Edi menjelaskan, bahwa saat ini partainya tengah melakukan penjaringan untuk para putra-putri Jember yang memiliki kemampuan agar bisa mendaftarkan diri sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati yang nantinya diusung oleh PDI Perjuangan.
“Karena kita ini hanya 8 kursi maka tidak bisa mengusung sendiri, sehingga kita buka penjaringan dan melakukan komunikasi politik dengan partai lain,” terangnya.
Kendati demikian, banyak desakan dari masyarakat untuk PDI Perjuangan mencalonkan kader sendiri dalam Pilkada 2024.
“Ya memang ada dorongan untuk kader sendiri maju, hal ini sudah diperlihatkan bahwa ada satu kader PDI Perjuangan yakni Pak Hadi Supaat yang sudah mendaftarkan diri,” tuturnya.
Edi menegaskan, dalam proses penjaringan hingga penetapan rekomendasi ini membuka peluang seluas-luasnya kepada publik yang ingin mendaftarkan diri.
“Kami buka seluasnya dan perlu kami pastikan, di PDI Perjuangan tidak ada mahar,” tegasnya.
Saat disinggung soal komunikasi politik dengan Parpol lain, pihaknya menambahkan bahwa nantinya akan melakukan komunikasi politik dengan Parpol lain.
“Kita akan silaturahmi kepada partai yang sudah menjalin komunikasi sebelumnya, kita akan datang bergantian ke Gerindra, PKB dan NasDem,” pungkasnya.