JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember menyerahkan ribuan SK PPPK paruh waktu kepada tenaga non-ASN sebagai langkah konkret memberi kepastian status dan menjaga keberlanjutan pelayanan publik.
Penyerahan dilakukan di Jember Sport Garden, Selasa, dengan jumlah penerima mencapai 8.344 orang dari berbagai sektor pelayanan pemerintahan daerah.
Kebijakan ini menjadi simbol keberpihakan pemerintah daerah kepada pengabdi lama yang selama bertahun-tahun menopang roda birokrasi dan pelayanan masyarakat.
Bupati Jember Gus Fawait menegaskan pengangkatan tetap dijalankan meski kondisi fiskal daerah tengah menghadapi tekanan akibat berkurangnya transfer pusat.
“Kami berkomitmen mengangkat seluruh PPPK paruh waktu yang terdata. Ini pilihan kebijakan dengan konsekuensi anggaran, namun harus dijalankan,” ujar Gus Fawait.
Menurutnya, keputusan tersebut tidak semata administratif, melainkan bentuk tanggung jawab negara terhadap pengabdian panjang tenaga non-ASN.
“Yang utama adalah nilai kemanusiaan. Mereka telah mengabdi lama dan negara wajib memberi kepastian serta penghargaan,” kata Gus Fawait menegaskan.
Pemkab Jember juga membuka peluang lanjutan bagi PPPK paruh waktu untuk memperjuangkan status kepegawaian yang lebih permanen melalui jalur regulatif.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar ada peluang ke depan, tentu dengan memperhatikan aturan dan kemampuan daerah,” ucapnya.
Gus Fawait memastikan belanja pegawai Kabupaten Jember masih berada dalam batas aman sesuai ketentuan pemerintah pusat.
Dukungan legislatif turut menguatkan kebijakan tersebut sebagai hasil sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Jember.
Wakil Ketua DPRD Jember Widarto menyebut proses ini penuh tantangan karena sebelumnya terkendala payung hukum nasional.
“Sejak awal DPRD memperjuangkan non-ASN agar terakomodasi, meski sempat tersendat regulasi,” ujar Widarto.
Ia menjelaskan Kepmen PANRB Nomor 16 Tahun 2025 menjadi dasar hukum penting bagi pengangkatan kategori R3 dan R4 sebagai PPPK paruh waktu.
“Harapannya, para penerima SK meningkatkan profesionalisme dan integritas sebagai pelayan masyarakat demi terwujudnya Jember Baru dan Jember Maju,” tutupnya.