Rekomendasi NasDem, Resmi Dukung Gus Fawait sebagai Cabup Jember 2024

Ketua DPD NasDem Marzuki Abdul Ghofur. (Foto: Syakur/BBC)
Ketua DPD NasDem Marzuki Abdul Ghofur. (Foto: Syakur/BBC)

JEMBER Muhammad Fawait resmi menerima rekomendasi dari Partai NasDem sebagai bakal calon bupati Jember 2024. Penyerahan rekomendasi dilakukan di Dewan Pimpinan Pusat NasDem.

NasDem menjadi partai politik pertama yang memberikan rekomendasi kepada Gus Fawait. Rekomendasi tersebut dikeluarkan pada (12/6/ 2024).

“NasDem sudah merekomendasi calon Bupati 2024 ini adalah Gus Fawait. Rekom sudah turun, tugas kita melaksanakan, mengamankan, dan mengawal sampai sukses,” ujar Ketua DPD Partai NasDem Jember, Marsuki Abdul Ghafur.

Setelah rekomendasi ini turun, DPD NasDem akan melakukan konsolidasi. Mereka akan menyelaraskan semangat Pilkada 2024 untuk memenangkan Gus Fawait.

Soal calon wakil bupati yang akan mendampingi Fawait masih belum ditetapkan. Nama-nama calon wakil bupati yang bakal diusung masih tentatif.

“Kami akan berkoordinasi, selain NasDem kan pasti nanti ada partai-partai lain yang berkoalisi untuk mengusung Gus Fawait,” lanjut Marsuki.

Namun, tidak menutup kemungkinan Partai NasDem mengusung calon wakil bupati dari kader sendiri.

“Kalau keinginan pasti ada ya, kader-kader kami kan banyak dari yang muda sampai yang umur matang,” tegas Marsuki.

Sementara itu, Gus Fawait mengucapkan rasa syukur atas rekomendasi dari Partai NasDem. “Alhamdulillah, hari ini saya diberikan rekomendasi pencalonan Bupati Jember oleh DPP NasDem,” ujarnya saat dikonfirmasi via seluler.

Pemberian dukungan kepada kader Partai Gerindra itu merupakan bentuk kepercayaan NasDem kepada dirinya.

“Saya terharu NasDem telah mempercayakan kami untuk ikut berkontribusi membangun Jember,” ungkap Gus Fawait.

Gus Fawait menegaskan bahwa mengentaskan kemiskinan akan menjadi prioritasnya. Mengingat angka kemiskinan Jember cukup tinggi, pada tahun 2019 menduduki nomor dua terbanyak se-Jawa Timur.

Pada tahun 2023, jumlah orang miskin di Jember sebanyak 236.000 jiwa, berdasarkan data BPS. Ketika angka kemiskinan nasional turun, justru jumlah kemiskinan di Jember naik.

“Tentu kepercayaan ini akan kami jaga sebaik mungkin dan akan kami perjuangkan untuk mensejahterakan masyarakat Jember,” pungkas Gus Fawait.

Pewarta: Abdus Syakur
Editor : Sugeng Prayitno