JEMBER – Ratusan alumni pondok pesantren di Jember yang tergabung dalam Komunitas Redhawk menyatakan dukungan penuh pada Paslon nomor urut 2, Fawait-Djoko, untuk Pilkada Jember 2024.
Deklarasi dukungan ini berlangsung di Posko Rumah Cinta di Jalan Gajah Mada Nomor 369, Kaliwates, Jember, pada Minggu siang, 27 Oktober 2024. Suasana deklarasi tampak penuh semangat.
Ketua Redhawk Jember, Ali Yasin, menegaskan bahwa seluruh anggota komunitasnya siap bekerja keras memenangkan pasangan Fawait-Djoko.
“Kami berkomitmen total untuk paslon ini, agar menang di pilkada tahun ini,” ujar Ali Yasin.
Redhawk yang dikenal sebagai komunitas alumni pesantren tersebut memiliki anggota di 31 kecamatan dan 226 desa di seluruh Kabupaten Jember, membuat dukungan mereka semakin signifikan.
“Anggota kami tersebar di 31 kecamatan dan 226 desa. Semua alumni pondok pesantren,” ungkap Ali Yasin.
Dukungan besar ini diharapkan mampu membawa perubahan untuk Jember.
Ali menjelaskan bahwa Redhawk, yang berarti “Elang Merah,” bergerak di berbagai bidang, terutama pendidikan dan ekonomi, untuk memajukan daerah.
“Kami berkontribusi dalam banyak lini, untuk kemajuan Jember berama khusunya menangkan Gus fawait – Djoko Susanto” tambahnya.
Dengan jaringan luas dan dukungan penuh dari Redhawk, Ali Yasin yakin bahwa jika Gus Fawait terpilih, program-program unggulannya akan mudah terlaksana.
“Kami siap bantu realisasikan visi beliau, pada santri yang juga mempunyai hak suara memilih,” katanya.
Menurut Ali, Fawait-Djoko merupakan pasangan yang tepat untuk memajukan pesantren dan alumninya.
“Kami butuh pemimpin yang peduli pondok pesantren dan santri, karena Jember banyak pondok pesantren,” ujarnya.
Menanggapi dukungan ini, Gus Fawait mengapresiasi komitmen komunitas Redhawk. Ia berjanji memberikan perhatian penuh pada pesantren dan alumninya.
“Pesantren punya peran besar di Jember, untuk pendidikan dan pembuangan,” kata Fawait.
Ia juga menyoroti potensi besar dari para santri dalam pembangunan daerah, agar Jember kedepannya lebih baik.
“Santri punya banyak bakat, jangan dianggap remeh,” tegas Gus Fawait, yang optimis akan membawa perubahan besar.
“Belum pernah ada santri jadi Bupati Jember. Tahun depan, Insya Allah, santri akan memimpin,” tuturnya
Ia berharap dukungan ini menjadi energi positif, untuk mendukung Gus fawait di pilkada 2024.
Dengan dukungan Redhawk, Fawait optimis dapat mewujudkan Jember yang lebih baik.
“Ini adalah langkah besar untuk semua masyarakat Jember,” tutupnya.