JEMBER – Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jember menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) pada Minggu (29/3) sebagai bagian dari agenda strategis organisasi lima tahunan.
Kegiatan tersebut menjadi ruang konsolidasi internal sekaligus evaluasi perjalanan partai di tingkat daerah sebelum menghadapi agenda politik mendatang.
Muscab juga dimanfaatkan untuk memperkuat struktur kepengurusan agar lebih solid dan siap menghadapi dinamika politik beberapa tahun ke depan.
Ketua DPP PKB Bidang Komunikasi dan Informasi Teknologi, Ahmad Iman Syukri, menyebut pelaksanaan Muscab dilakukan serentak secara nasional sepanjang Maret hingga April.
Menurutnya, Jawa Timur menjadi wilayah pertama yang membuka rangkaian Muscab di seluruh Indonesia tahun ini.
“Ini agenda konstitusional partai yang wajib dilaksanakan sekaligus untuk menyegarkan organisasi,” ujar Iman saat ditemui wartawan.
Ia menegaskan, forum tersebut juga membuka kesempatan luas bagi masyarakat maupun kader baru yang ingin berkontribusi melalui PKB.
“Kami membuka ruang selebar-lebarnya bagi siapa pun yang ingin aktif di PKB atau maju sebagai calon legislatif melalui partai ini,” katanya.
PKB Jember, lanjutnya, mulai memanaskan mesin politik dengan konsolidasi yang dilakukan secara bertahap dan terencana.
Pada 2026, partai menargetkan seluruh struktur organisasi hingga tingkat ranting dan anak ranting dapat terbentuk secara tuntas.
Langkah percepatan itu diproyeksikan agar pada 2027 seluruh perangkat partai sudah siap bekerja maksimal menjelang Pemilu 2029.
“Targetnya jelas, PKB harus menang di Jember. Kami memasang target perolehan 11 kursi,” tegasnya.
Dengan penguatan struktur hingga basis terbawah, PKB optimistis mampu meningkatkan performa politik sekaligus meraih hasil maksimal pada kontestasi demokrasi mendatang.