Pertemuan Bilateral Presiden RI dengan Perdana Menteri RRT dalam rangka Kunjungan Resmi Perdana Menteri RRT ke Indonesia

​JAKARTA, INDONESIA – Presiden RI, Joko Widodo melakukan pertemuan bilateral bersama Perdana Menteri Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Li Qiang di Istana Merdeka, Jakarta. Kedua pemimpin pemerintahan membahas berbagai hal terkait hubungan bilateral kedua negara. Presiden RI juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Tiongkok terhadap Keketuaan ASEAN yang dipegang Indonesia di tahun 2023 ini.
“Indonesia apresiasi dukungan RRT terhadap Keketuaan Indonesia di ASEAN dan sentralitas ASEAN. Untuk menjaga kawasan Indo-Pasifik tetap damai, stabil, dan sejahtera,”ujar Presiden Joko Widodo.
Presiden RI juga menyebutkan perlunya tindak lanjut atas berbagai kesepakatan yang telah dicapai. Mulai dari bentuk investasi dan berbagai proyek strategis Indonesia-RRT, hilirisasi industri dan energi, peningkatan perdagangan dan perluasan akses pasar produk Indonesia, kesehatan dan penguatan kemampuan nasional, dan konektivitas antara kedua negara.
Pertemuan bilateral ini menjadi kulminasi kunjungan resmi Perdana Menteri RRT ke Indonesia yang dimulai dengan KTT ASEAN dan EAS. Presiden RI menerima Perdana Menteri RRT di halaman depan Istana Merdeka, dengan pasukan kehormatan dan lantunan lagu kebangsaan kedua negara.
Sebelum dialog resmi, Presiden Joko Widodo mengajak Perdana Menteri Li Qiang untuk menikmati hidangan ringan di gazebo Istana Merdeka. Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan yakni Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Kelautan dan Perikanan Wahyu Sakti Trenggono, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Laksana Tri Handoko, Duta Besar RI untuk RRT Djauhari Oratmangun, dan Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri Abdul Kadir Jailani.
Serangkaian dokumen kesepakatan antar pemerintah dicapai oleh kedua pihak yaitu:
  1. Memorandum of Understanding between the Coordinating Ministry of Maritime Affairs and Investment of the Republic of Indonesia and the National Development and Reform Commission of the People’s Republic of China and concerning Support for Enterprise Cooperation
  2. Memorandum of Understanding between the Coordinating Ministry for Economic Affairs of the Republic of Indonesia and the Ministry of Commerce of the People’s Republic of China on Cooperation of Electronic Commerce
  3. Memorandum of Understanding on Industrial Cooperation between the Ministry of Industry of the Republic of Indonesia and the Ministry of Industry and Information Technology of the People’s Republic of China
  4. Memorandum of Understanding between the Ministry of Agriculture of the Republic of Indonesia and the Ministry of Agriculture and Rural Affairs of the People’s Republic of China on Agricultural Cooperation
  5. Implementing Arrangements between the Ministry of Marine Affairs and Fisheries of the Republic of Indonesia and the Ministry of Agriculture and Rural Affairs of the People’s Republic of China on Fisheries Cooperation
  6. Memorandum of Understanding between the Government of the Republic of Indonesia and the Government of the People’s Republic of China on Science, Technology and Innovation Cooperation

 

Serta dicapai juga beberapa kesepakatan ini dalam kunjungan resmi Perdana Menteri RRT:

  1. ​Implementing Arrangement between the Coordinating Ministry of Maritime Affairs and Investment of the Republic of Indonesia and the Fujian Provincial People’s Government of the People’s Republic of China and Industrial and Commercial Bank of China Limited on The Financing Facilitation for Indonesia-China “Two Countries, Twin Parks”
  2. Cooperation Framework Agreement between the Indonesia Investment Authority and the Export-Import Bank of China
  3. Exchange Letter on the Grant Project of Anti-narcotics Inspection Devices
  4. Preferrential Buyer Credit Loan Agreement on Jenelata Dam Construction Project between the Government of the Republic of Indonesia Acting By and Through Its Ministry of Finance and the Export-Import Bank of China.