Penemuan Bayi Perempuan di Ember Cat Hebohkan Warga Jember

Polisi saat mengamnakan bayi yang di buang di Tempurejo (Foto: Syakur/BBC)
Polisi saat mengamnakan bayi yang di buang di Tempurejo (Foto: Syakur/BBC)

JEMBER Warga Dusun Kauman, Desa Tempurejo, Kecamatan Tempurejo, dikejutkan oleh penemuan bayi perempuan yang diletakkan di dalam ember bekas cat.

Penemuan tersebut pertama kali dilaporkan oleh seorang warga bernama Bu Lifah sekitar pukul 05.00 WIB, pada Senin pagi (10/06/2024),

Kapolsek Tempurejo, AKP Heri Supadmo, menyampaikan bahwa penemuan bayi ini berawal dari suara mencurigakan yang didengar Bu Lifah di belakang rumahnya.

“Awalnya, Bu Lifah mengira suara itu adalah suara kucing. Namun, setelah diperiksa menggunakan senter, ternyata suara tersebut berasal dari seorang bayi yang ditaruh di dalam ember bekas cat di bawah jendela rumahnya,” ujar Heri.

Mendengar suara bayi, Bu Lifah segera memanggil suaminya untuk melaporkan temuan tersebut ke Polsek Tempurejo.

“Setelah mendapat laporan, anggota kami langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) dan benar saja, kami menemukan seorang bayi perempuan di sana,” tambah Heri.

Setelah menemukan bayi tersebut, anggota Polsek Tempurejo langsung membawa bayi malang itu ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis.

“Kami langsung membawa bayi tersebut ke Puskesmas untuk perawatan lebih lanjut,” ucap Heri.

Menurut keterangan dari dokter Puskesmas, kondisi bayi tersebut sehat dan tampak baru saja dilahirkan.

“Bayinya masih sangat baru lahir dan dalam kondisi yang sangat sehat,” ujar Heri.

Polsek Tempurejo kini tengah menyelidiki lebih lanjut mengenai motif dan siapa orang tua dari bayi tersebut.

“Untuk motif dan orang tua dari bayi tersebut masih kami selidiki lebih dalam,” lanjutnya.

Sebagai bagian dari upaya penyelidikan, Polsek Tempurejo berkoordinasi dengan bidan setempat untuk mengecek data ibu hamil di sekitar lokasi penemuan bayi.

“Kami bekerjasama dengan bidan setempat untuk melihat data ibu hamil di sekitar TKP,” jelas Heri.

“Kami berharap, dari data tersebut kami bisa menemukan ibu dari bayi yang ditemukan tersebut,” harapnya.

Kasus ini mengundang perhatian warga sekitar yang merasa prihatin dengan kejadian tersebut.

Salah satu warga yang tidak ingin disebutkan namanya menyatakan, “Kami sangat terkejut dan sedih mendengar ada bayi yang ditinggalkan seperti itu.”

Kondisi bayi yang sehat dan baru lahir menjadi topik pembicaraan hangat di kalangan warga Tempurejo. Banyak yang berharap agar bayi tersebut dapat segera menemukan keluarganya yang sebenarnya.

“Semoga bayi ini mendapatkan tempat yang layak dan ditemukan orang tuanya,” ungkap seorang warga lainnya.

Pihak kepolisian berjanji akan terus bekerja keras untuk mengungkap kasus ini.

“Kami akan terus berusaha untuk menemukan orang tua bayi ini dan mengungkap motif di balik kejadian ini,” tutup Heri.

Pewarta: Abdus Syakur
Editor: Sugeng Prayitno