Pelaku Pencurian Motor di Jember Babak Belur Dihakimi Massa, Nyaris Dibakar

Oplus_131072

JEMBER – Sebuah video viral memperlihatkan aksi massa yang menangkap dan menghakimi pelaku pencurian motor di Dusun Krajan, Desa Ngampelrejo, Kecamatan Jombang, Senin (9/12/2024) malam. Video ini ramai beredar di WhatsApp dan Facebook.

Pelaku yang diketahui berasal dari Lumajang tersebut nyaris dibakar hidup-hidup oleh massa yang geram. Warga sudah lama resah karena sering terjadi pencurian di wilayah mereka.

Kepala Desa Ngampelrejo, Nasyihudin, mengonfirmasi kejadian ini. Pihanya  mendapat laporan bahwa ada pelaku pencurian motor tertangkap warga. Situasinya sempat memanas.

Menurut Nasyihudin, ratusan warga mengarak pelaku yang sudah babak belur. Massa bahkan nyaris melakukan tindakan fatal akibat emosi yang memuncak.

“Kami langsung membawa pelaku ke Mapolsek Jombang. Jika tidak, mungkin nyawa pelaku sudah melayang karena massa sempat anarkis,” ungkapnya.

Peristiwa ini terjadi saat korban tengah melaksanakan salat magrib. Pelaku memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mencuri motor milik korban.

“Korban mendengar suara motornya dinyalakan dan langsung berteriak maling. Pelaku panik dan melarikan diri, namun terjatuh di rel kereta api,” kata Nasyihudin.

Warga yang mendengar teriakan langsung berhamburan mengejar. Satu pelaku berhasil ditangkap massa, sementara pelaku lainnya kabur ke ladang tebu dan belum ditemukan.

Motor yang hendak dicuri diketahui berjenis Honda Beat. Sementara itu, motor milik pelaku adalah Honda Supra.

“Kedua motor sudah kami amankan di Mapolsek, untuk di proses lebih lanjut,” imbuhnya.

Kapolsek Jombang, AKP Adam, membenarkan pihaknya sedang melakukan pendalaman terkait kasus ini.

“Kami sedang mendata pelaku dan mendalami informasi lebih lanjut dari motif pelaku pencurian tersebut,” ujarnya.

Pelaku yang tertangkap berinisial Y, warga Lumajang. Pelaku saat ini dibawa oleh tim Resmob wilayah barat untuk pengembangan kasus.

Pihak kepolisian juga berkolaborasi dengan Tim Buru Sergap Polres Jember untuk memburu pelaku lain dan mengungkap jaringan pencurian ini.

“Kami berharap semua pelaku bisa tertangkap agar situasi kembali kondusif dan keresahan warga segera berakhir,” tutupnya.