JEMBER – Seorang pelaku pencurian motor di Dusun Grobyok, Desa Tanjungsari, Kecamatan Wuluhan, Jember, babak belur setelah tertangkap tangan oleh warga. Satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri.
Kejadian berlangsung pada Selasa (11/2/2025) sekitar pukul 09.30 WIB. Saat itu, seorang petani memarkir motor Honda-nya di area persawahan, tanpa menyadari sedang menjadi target pencuri.
Menurut saksi mata, ada dua orang mencurigakan melintas di sekitar lokasi. Tak lama, salah satu pelaku turun dari motor dan mulai menjalankan aksinya.
Warga yang melihat langsung berteriak, memancing perhatian penduduk sekitar. Sebagian warga mengejar pelaku, sementara yang lain mencegat di jalan paving desa.
Satu pelaku berhasil ditangkap warga, sementara rekannya kabur menggunakan motor Beat hitam. Kejar-kejaran sempat terjadi, namun pelaku yang kabur lebih dulu menghilang.
“Sebenarnya kami hampir menangkap keduanya, tapi mereka gesit. Untungnya satu bisa kami amankan setelah sempat dihajar massa,” ujar seorang saksi di lokasi kejadian.
Pelaku yang tertangkap sempat berbelit-belit saat ditanya warga. Namun, akhirnya ia mengaku bernama Rohim, warga Desa Wonojati, Kecamatan Jenggawah.
Kapolsek Wuluhan, Iptu Suhandoko, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, kedua pelaku sudah sempat membawa hasil curian sebelum akhirnya tepergok warga.
“Mereka membawa motor hasil curian, tetapi karena dihadang warga, pelaku melempar motor tersebut dan mencoba kabur. Satu tertangkap, satunya lolos,” jelasnya.
Pelaku yang tertangkap mengalami luka akibat amukan massa dan langsung dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
“Kami segera membawa pelaku ke puskesmas. Saat ini, kami masih mengembangkan kasus ini untuk menangkap pelaku yang melarikan diri,” tambah Iptu Suhandoko.
Korban dalam kejadian ini adalah seorang petani bernama Undung, warga sekitar lokasi. Saat kejadian, ia sedang bekerja di sawahnya tanpa menyadari motornya menjadi incaran pencuri.