MTQ Jatim 2025 Dongkrak Okupansi Hotel, Java Lotus Catat Kenaikan Signifikan

JEMBER – Gelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Jawa Timur 2025 di Kabupaten Jember terbukti memberi dampak besar pada sektor perhotelan dan pariwisata daerah.

Ribuan kafilah, pendamping, hingga panitia yang hadir membuat kebutuhan akomodasi melonjak drastis dibanding hari biasa. Hotel-hotel di Jember mencatat kenaikan okupansi cukup signifikan.

Salah satunya adalah Java Lotus Hotel Jember yang merasakan peningkatan hunian secara nyata. Jumlah tamu membanjir sepanjang periode acara berlangsung.

General Manager Java Lotus Hotel Jember, Jeffrey Wibisono, menyebut MTQ membawa pengaruh positif bagi usaha perhotelan.
“Ajang ini menjadi momentum penting yang meningkatkan okupansi kamar kami,” ungkapnya.

Jeffrey menuturkan, rata-rata tingkat hunian hotel sejak 11–20 September tembus lebih dari 60 persen. Angka tersebut jauh di atas kondisi normal.

Meski didominasi oleh tamu MTQ seperti peserta dan ofisial, Java Lotus tetap melayani tamu reguler. Jumlahnya memang lebih sedikit dibanding hari biasanya.

Hotel yang memiliki 130 kamar tersebut sudah mempersiapkan diri sejak enam bulan sebelumnya. Manajemen juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar pelayanan berjalan optimal.

“Penyesuaian harga kami lakukan secara dinamis sesuai tingkat hunian, tetapi tetap dijaga agar terjangkau bagi tamu,” jelas Jeffrey.

Sebagai penunjang kenyamanan, hotel turut memperluas area musala agar tamu dari berbagai kabupaten dapat beribadah lebih leluasa.

Ketersediaan kamar umum masih sekitar 40 persen, meski beberapa hari terakhir tingkat hunian hampir penuh.

Tidak hanya soal akomodasi, Java Lotus juga menghadirkan pengalaman kuliner khas Jember. Menu seperti nasi repah, nasi guduk Arjasa, ayam kampung Pandan Lungan, hingga sop buntut jadi sajian andalan.

“Kami ingin tamu luar daerah mengenal kekayaan kuliner lokal, sehingga pengalaman mereka di Jember semakin berkesan,” pungkas Jeffrey.