Jember Raih UHC Awards 2026, Bukti Komitmen Perluas Perlindungan JKN

JEMBER – Kabupaten Jember kembali menorehkan capaian nasional dengan menerima penghargaan UHC Awards 2026 atas dukungan terhadap Program JKN.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam ajang UHC Awards 2026 yang diikuti ratusan pemerintah daerah dari seluruh Indonesia.

BPJS Kesehatan memberikan apresiasi kepada daerah yang dinilai konsisten memperluas perlindungan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

Total penerima penghargaan meliputi 31 pemerintah provinsi serta 397 pemerintah kabupaten dan kota.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti menilai capaian UHC lahir dari kerja bersama lintas sektor.

“Program JKN adalah instrumen negara untuk memastikan perlindungan kesehatan yang adil dan merata,” kata Ghufron.

Ia menyebut peran kepala daerah sangat menentukan keberhasilan kepesertaan dan keaktifan JKN di wilayahnya.

“Komitmen pemerintah daerah menjadi kunci agar masyarakat benar-benar terlindungi,” ujar Ghufron.

Hingga akhir 2025, kepesertaan JKN nasional tercatat mencapai 282,7 juta jiwa atau lebih dari 98 persen penduduk.

“Capaian ini melampaui target nasional dalam RPJMN 2025–2029,” tegas Ghufron.

UHC juga berkontribusi pada penurunan beban biaya kesehatan rumah tangga serta peningkatan akses layanan.

“Daerah UHC terbukti memiliki tingkat kesakitan lebih rendah dan pelayanan lebih baik,” ungkap Ghufron.

Pemanfaatan layanan JKN kini mencapai rata-rata dua juta kunjungan fasilitas kesehatan setiap hari.

BPJS Kesehatan terus memperkuat layanan digital melalui Mobile JKN, PANDAWA, Care Center, dan antrean online.

“Teknologi memudahkan peserta dan tenaga medis memberi layanan cepat serta tepat,” jelas Ghufron.

Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar menegaskan JKN wujud hadirnya negara.

“Negara tidak boleh membiarkan rakyat jatuh miskin hanya karena sakit,” kata Cak Imin.

Pemerintah menargetkan kepesertaan JKN mencapai 99 persen penduduk pada 2029 dengan peran aktif daerah.

“Tidak boleh ada daerah yang justru mengalami penurunan peserta JKN,” tegas Cak Imin.

Dalam ajang tersebut, Bupati Jember Muhammad Fawait menerima UHC Awards 2026 kategori Madya.

Sebanyak 99,07 persen penduduk Jember telah terdaftar JKN dengan tingkat keaktifan mencapai 80,02 persen.

“Kesehatan adalah hak semua warga, dan penghargaan ini memacu kami terus berpihak pada masyarakat Jember,” pungkas Fawait.