JEMBER – Menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) memperkuat kesiapan jaringan di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya. Langkah ini dilakukan mengantisipasi lonjakan trafik komunikasi.
Wilayah operasional Circle Java mencakup Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali hingga Nusa Tenggara. Seluruh area tersebut dipetakan berdasarkan potensi kepadatan penggunaan layanan selama musim mudik.
Di Jawa Timur, sejumlah daerah diprediksi mengalami kenaikan trafik signifikan. Pacitan, Trenggalek, Magetan, Ngawi, dan Madiun disebut berpotensi melonjak hingga 166 persen.
Penguatan difokuskan pada jalur mudik serta kawasan dengan mobilitas tinggi. Optimalisasi dilakukan agar pelanggan tetap nyaman mengakses layanan data maupun telepon.
EVP-Head of Circle Java IOH, Fahd Yudhanegoro, menegaskan pemeliharaan jaringan dilakukan intensif sejak sebelum Ramadan. Upaya ini untuk menjaga kualitas layanan tetap stabil.
“Penguatan jaringan kami lakukan untuk memastikan pelanggan tetap lancar berkomunikasi selama Ramadan dan Idulfitri,” ujar Fahd.
Ia menambahkan, stabilitas layanan menjadi prioritas, baik di kota besar maupun daerah tujuan mudik yang biasanya mengalami lonjakan penggunaan.
“Pelanggan harus tetap terhubung tanpa gangguan, termasuk saat berada di kampung halaman,” katanya.
Tak hanya jaringan, perusahaan juga memperkuat aspek keamanan digital. Fitur berbasis kecerdasan buatan disiapkan guna meredam potensi penipuan daring yang meningkat saat Ramadan.
Data 2025 menunjukkan kasus penipuan naik 34,7 persen selama Ramadan. Mayoritas terjadi lewat WhatsApp dan panggilan telepon, dengan Jawa Timur termasuk tertinggi nasional.
“Melalui penguatan jaringan, perlindungan digital, hingga program Surau Berdaya di Desa Sokogunung, Tuban, kami ingin menghadirkan Ramadan yang lebih aman dan bermakna,” tutup Fahd.