Gus Fawait Perkuat Program Makan Bergizi Gratis di Jember

JEMBER – Calon Bupati Jember terpilih, Muhammad Fawait, menyampaikan komitmennya untuk mendukung penuh Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Kami ingin melangkah lebih jauh. Selain program pusat, kami akan mengadakan makan siang gratis untuk santri di Jember, meski mungkin hanya setiap Jumat,” ujar Gus Fawait, Senin (6/1/2025).

Program makan siang gratis tersebut rencananya akan dilaksanakan di beberapa pondok pesantren di Jember. Hal ini bertujuan untuk mendukung kesehatan para santri melalui pemenuhan gizi yang memadai.

“Kita tahu bahwa pondok pesantren merupakan basis pendidikan akhlak. Kesehatan mereka harus menjadi perhatian utama, agar mereka dapat belajar dan berkembang secara optimal,” tambah Gus Fawait.

Sebagai kepala daerah terpilih, ia menyebut program ini sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya generasi muda.

“Program ini adalah bentuk kolaborasi strategis. Pemerintah daerah harus bersinergi dengan pemerintah pusat agar manfaatnya dirasakan secara nyata oleh masyarakat Jember,” tegasnya.

Program MBG, yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto, dipandang sebagai langkah penting untuk mempersiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

“Ini adalah program yang sangat dinantikan. Dengan asupan gizi yang cukup, anak-anak Indonesia dapat tumbuh menjadi generasi penerus yang tangguh dan berkualitas,” jelas Gus Fawait.

Ia juga menyoroti pentingnya kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan pelaksanaan program tersebut berjalan optimal tanpa hambatan.

“Bukan hanya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, Program Makan Bergizi Gratis adalah investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa,” ucapnya.

Ia menyatakan bahwa Pemkab Jember akan berkomitmen penuh mendukung dan menyukseskan agenda besar ini setelah resmi dilantik sebagai Bupati Jember.

“Pak Prabowo dan Mas Gibran telah merancang program yang luar biasa. Kami akan memastikan Jember menjadi daerah percontohan pelaksanaan program ini,” pungkas Gus Fawait.

Dengan langkah ini, Gus Fawait optimistis Jember akan menjadi daerah yang lebih sehat, sejahtera, dan berdaya saing di tingkat nasional.