Giliran DPC PKB Jember Laporkan Lukman Edy ke Polres Jember

Ketua DPC PKB Ayub Junaidi usai membuat laporan di Polres Jember. (Foto: Syakur/BBC)
Ketua DPC PKB Ayub Junaidi usai membuat laporan di Polres Jember. (Foto: Syakur/BBC)

JEMBER – Pengurus DPC PKB Jember mendatangi Polres Jember untuk melaporkan mantan Sekretaris Jenderal DPP PKB, Muhammad Lukman Edy. Laporan ini terkait dugaan penyebaran berita bohong dan fitnah.

Rombongan pengurus PKB yang dipimpin Ketua DPC PKB Jember, Ayub, tiba di Polres dan diterima oleh Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). Mereka menyerahkan laporan tertulis tersebut.

“Kami ke polres untuk melaporkan terkait berita bohong dan fitnah yang disampaikan Lukman Edy kepada media beberapa hari yang lalu,” ujar Ayub, pada media Rabu (7/8/2024).

Ayub menyebutkan, tuduhan tersebut mencoreng nama baik, harkat, dan martabat PKB. Tuduhan itu terkait dengan ketidaktransparanan keuangan tanpa bukti.

“Partai politik selama ini diaudit, termasuk sebagai peserta pemilu, PKB di tingkat kabupaten juga diaudit dan melaporkan kepada KPU, baik pada Pilpres maupun Pileg,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ayub menyebutkan bahwa dana partai politik PKB sudah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), termasuk kegiatan kampanye.

“Jika itu tidak diaudit, maka bisa dibatalkan sebagai peserta pemilu di Kabupaten Jember, sesuai peraturan perundang-undangan,” jelasnya.

Ia mengatakan tuduhan Lukman Edy tidak dapat diterima dan harus dipertanggungjawabkan oleh yang menyampaikan.

“Hal ini tidak ada perintah dan paksaan dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB. Kami dari pengurus DPC hingga tingkat PAC tidak menerima pernyataan itu,” tambahnya.

Mereka menyebutkan bahwa ini adalah upaya dari pihak luar struktur PKB yang seakan-akan ingin menjatuhkan dan menjelekkan PKB.

Namun, pada periode tahun 2024 ini, hasil pemilu PKB sangat signifikan baik. PKB berhasil meraih hasil yang cukup baik dan memuaskan.

“Kami sudah maksimal setiap tahun melaporkan dan transparan dalam pengelolaan dana partai,” tegas Ayub.

Ayub juga menegaskan bahwa semua tuduhan tersebut tidak berdasar dan hanya untuk menjatuhkan kredibilitas PKB.

“Ini adalah langkah kami untuk mempertahankan nama baik partai dan menunjukkan transparansi yang telah kami lakukan,” tutupnya.