Geger, Pria 70 Tahun di Jember Ditemukan Tak Bernyawa di Kebun Tebu

JEMBER – Warga Dusun Krajan, Desa Sidomukti, Kecamatan Mayang, Jember, dikejutkan penemuan mayat pria lanjut usia di kebun tebu, Sabtu (20/12/2025) pagi.

Jenazah ditemukan di lahan tebu milik H. Abdul Asis sekitar pukul 10.00 WIB, setelah warga mencium bau menyengat dari arah tengah kebun.

“Awalnya saksi mau cari rumput, tapi mencium bau tidak sedap dari kebun,” ujar seorang warga setempat.

Korban diketahui bernama Paiman (70), petani asal Dusun Plalangan, Desa Sempolan, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember.

Menurut keterangan keluarga, Paiman memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan jarang pulang ke rumah sejak beberapa waktu terakhir.

“Bapak sering tinggal di pondok kebun dan menolak diajak pulang,” kata salah satu anggota keluarga korban.

Saksi kemudian melapor kepada Kepala Desa Sidomukti yang meneruskan informasi tersebut ke Polsek Mayang.

Petugas kepolisian bersama tim medis Puskesmas Mayang dan Unit INAFIS Polres Jember langsung mendatangi lokasi kejadian.

“Hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujar Kapolsek Mayang AKP Sugeng Romdhoni.

Pemeriksaan medis menunjukkan luka lecet akibat paparan matahari, serta kondisi mata membusuk yang menandakan korban meninggal sekitar dua hari sebelumnya.

“Korban diduga meninggal karena sakit menahun yang dideritanya,” tambah AKP Sugeng Romdhoni.

Usai olah TKP, jenazah dievakuasi ke rumah duka untuk dimakamkan oleh pihak keluarga.

“Kami menerima ini sebagai musibah dan menolak dilakukan otopsi,” ujar perwakilan keluarga korban.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian keluarga dan lingkungan terhadap warga dengan gangguan kejiwaan maupun penyakit menahun.