PROBOLINGGO – Bupati Probolinggo, Muhammad Haris, menghadiri peringatan Nuzululqur’an yang diselenggarakan oleh GP Ansor Provinsi Jawa Timur. Acara ini berlangsung di Alun-Alun Kraksaan pada Sabtu (22/3/2025).
Ribuan jamaah memadati lokasi, menciptakan suasana khidmat. Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Haris menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara yang sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Probolinggo.
“Dalam pemerintahan ke depan, kami memiliki visi membangun Probolinggo dengan semangat Qur’ani dan Islami,” ujarnya dalam pidato di hadapan jamaah.
Ia menegaskan bahwa membangun Kabupaten Probolinggo adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah daerah memiliki keterbatasan, sehingga diperlukan gotong royong dari seluruh elemen masyarakat.
Salah satu permasalahan utama yang sering dikeluhkan warga adalah kondisi jalan yang rusak. Sejak menjabat, ia banyak menerima laporan mengenai infrastruktur yang tidak layak, terutama di daerah pelosok.
“Dalam dua minggu pertama bekerja, kami menerima banyak laporan terkait jalan rusak. Hampir di setiap wilayah ada keluhan mengenai infrastruktur yang memprihatinkan,” ungkapnya.
Sebagai bentuk komitmen, pihaknya bertekad memastikan pembangunan jalan di Kabupaten Probolinggo berjalan dengan baik. Hal ini menjadi salah satu prioritas utama pemerintahannya.
Namun, ia juga menyadari bahwa ada berbagai regulasi yang harus dipatuhi, termasuk aturan dari pemerintah pusat. Efisiensi anggaran pun menjadi pertimbangan utama dalam merencanakan pembangunan.
“Kami harus bersabar dan mengikuti regulasi yang ada. Meski begitu, kami akan berupaya semaksimal mungkin agar pembangunan infrastruktur dapat berjalan sesuai rencana,” tambahnya.
Bupati Haris optimistis bahwa Kabupaten Probolinggo akan berkembang lebih baik. Infrastruktur yang layak menjadi kunci dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain jalan, pemerintah juga mulai membenahi sektor lain, seperti memastikan harga pupuk tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
“Sedikit demi sedikit, kami terus berbenah. Kami ingin Probolinggo maju dan berkembang, tidak hanya dalam infrastruktur, tetapi juga di berbagai sektor lainnya,” katanya.
Pembangunan di Kabupaten Probolinggo diharapkan tidak hanya menghasilkan jalan yang mulus, tetapi juga menciptakan masyarakat yang memiliki hati yang bersih dan sejahtera.
“Jika akhlak masyarakat baik, insyaallah Kabupaten Probolinggo akan diberkahi. Tidak akan ada kebaikan di daerah ini tanpa akhlakul karimah yang baik,” pungkasnya.