Bondowoso Raih Opini WTP ke-10, Bukti Konsistensi Tata Kelola Keuangan Transparan

BONDOWOSO Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso kembali mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk yang ke-10 kalinya dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Penilaian ini diserahkan oleh perwakilan BPK Provinsi Jawa Timur pada Kamis (2/5/2024).

Pj Bupati Bondowoso, Bambang Soekwanto, menghadiri acara tersebut bersama Ketua DPRD Bondowoso, Pj Sekretaris Daerah, dan Kepala Perangkat Daerah. “Prestasi ini adalah hasil dari kerja keras kita semua,” kata Bambang dalam sambutannya.

Bambang mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian luar biasa tersebut. Baginya, opini WTP yang diraih 10 kali berturut-turut bukan hanya kebanggaan, tetapi juga tanggung jawab besar. “Ini bukti nyata komitmen kita menjalankan keuangan secara transparan,” ujarnya.

Menurut Bambang, keberhasilan ini menegaskan pengelolaan keuangan daerah Bondowoso telah memenuhi standar akuntansi yang ditetapkan. “Kita membuktikan bahwa pengelolaan keuangan dapat dijalankan dengan prinsip akuntabilitas,” ungkapnya.

Mantan Kepala Disperindag itu menegaskan bahwa pencapaian WTP bukan hal mudah, tetapi memerlukan komitmen kuat dari seluruh jajaran pemerintah daerah. “Saya sangat mengapresiasi seluruh pihak yang telah bekerja keras,” tutur Bambang.

Lebih lanjut, Bambang menjelaskan bahwa WTP mencerminkan upaya berkelanjutan Pemkab Bondowoso dalam menjaga keterbukaan keuangan. Menurutnya, prestasi ini akan menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk lebih transparan.

“Opini WTP ini menjadi cermin bagaimana pemerintah menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab,” ujar Bambang. Ia pun berharap semangat kerja ini bisa terus dipertahankan pada masa mendatang.

Menurut Bambang, mempertahankan opini WTP selama 10 tahun bukan perkara sederhana. “Kita harus terus meningkatkan etos kerja agar tata kelola keuangan semakin baik,” katanya tegas.

Momentum ini, kata Bambang, diharapkan dapat mendorong peningkatan kinerja pemerintahan dalam hal pelayanan kepada masyarakat. “Kita tak boleh cepat puas. Prestasi ini harus menjadi motivasi untuk lebih baik,” ujarnya.

Bambang juga menekankan pentingnya sinergi antara jajaran pemerintahan dalam menjalankan program keuangan yang akuntabel. “Kolaborasi menjadi kunci utama kita dalam meraih prestasi ini,” tuturnya.

Pencapaian ini, tambahnya, membuktikan Kabupaten Bondowoso sebagai salah satu daerah dengan tata kelola keuangan yang baik. “Keberhasilan ini harus kita jadikan standar untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi,” tandas Bambang.

Dengan meraih opini WTP ke-10, Bondowoso tak hanya membanggakan warganya, tetapi juga menjadi contoh bagi pemerintah daerah lain. “Mari kita jadikan ini sebagai inspirasi menjaga akuntabilitas,” tutup Bambang.