JEMBER – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jember kembali mangkir dari undangan rapat yang diadakan oleh Panitia Khusus (Pansus) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DPRD Jember, Kamis (7/11/2024).
Absennya Bawaslu dalam rapat ini adalah kali kedua setelah sebelumnya pada undangan pertama mereka juga tidak hadir dan meminta penjadwalan ulang, kata Ketua Pansus Pilkada, Ardi Pujo Prabowo.
Ardi menyatakan kekecewaannya atas ketidakhadiran Bawaslu yang menurutnya penting untuk membahas transparansi penyelenggaraan Pilkada di Kabupaten Jember.
“Surat undangan sudah dikirimkan dua kali, pertama pada undangan awal dan kedua kemarin, tapi Bawaslu tetap tidak hadir,” ujar Ardi.
Saat undangan pertama, Bawaslu memberikan alasan ada kegiatan lain dan meminta rapat dijadwalkan ulang, yang sudah disetujui oleh Pansus.
Namun, pada jadwal ulang rapat hari ini, perwakilan Bawaslu kembali absen tanpa ada konfirmasi resmi, meski Pansus sudah menunggu satu jam lebih.
Menurut Ardi, pihak DPRD sempat mencoba menghubungi Bawaslu untuk mengonfirmasi, namun hanya mendapat respons bahwa Bawaslu tidak mengetahui adanya rapat.
“Kami punya bukti tanda tangan penerimaan undangan, jadi alasan tidak tahu agenda rapat menjadi hal yang mengherankan,” jelasnya.
Kondisi ini memicu kecurigaan Pansus terkait komitmen Bawaslu untuk hadir dan bersikap transparan dalam pelaksanaan Pilkada di Jember.
Pansus menduga mungkin ada maksud tertentu di balik absennya Bawaslu. “Apakah ini ada yang ditutupi? Kami hanya ingin transparansi,” kata Ardi.
Salah satu fokus Pansus adalah transparansi anggaran hibah sebesar Rp38 miliar dari Pemkab Jember kepada Bawaslu, terutama terkait penggunaannya.
Ardi menjelaskan bahwa pihaknya juga menerima beberapa laporan dugaan pelanggaran Pilkada yang perlu dijawab oleh Bawaslu dalam rapat ini.
“Kami sudah menerima enam laporan masuk dari masyarakat dan perlu mendapat klarifikasi dari Bawaslu,” tambahnya.
Ardi berharap Bawaslu hadir pada rapat berikutnya agar Pansus bisa menyampaikan rekomendasi terkait isu Pilkada kepada pimpinan DPRD Jember.