Awal Ramadan, KAI Daop 9 Jember Catat Volume Penumpang Stabil, Lonjakan Diprediksi Akhir Pekan

JEMBER – Memasuki awal Ramadan 1447 Hijriah, mobilitas masyarakat menggunakan kereta api di wilayah KAI Daop 9 Jember, Jember, menunjukkan pola fluktuatif namun tetap stabil.

Data pemantauan menunjukkan arus keberangkatan dan kedatangan sempat meningkat pada pekan sebelum puasa, lalu bergerak dinamis. Lonjakan kembali diperkirakan terjadi menjelang akhir pekan.

Pergerakan penumpang pada hari-hari awal Ramadan relatif terkendali. Angkanya tidak jauh berbeda dibanding periode sebelumnya, menandakan pola perjalanan masyarakat masih cukup konsisten.

Pada hari pertama puasa, 18 Februari 2026, tercatat 9.142 penumpang berangkat dan 8.905 orang tiba di berbagai stasiun wilayah operasional setempat.

Namun sehari setelahnya, volume perjalanan sempat menurun. Kondisi ini dianggap sebagai penyesuaian wajar masyarakat saat mulai menjalani ibadah puasa.

Cahyo Widiantoro mengatakan, “Pada tanggal 19 Februari, angka keberangkatan berada di posisi 8.550 penumpang dan kedatangan 8.575.”

Ia menambahkan, “Ini merupakan siklus wajar di mana masyarakat cenderung membatasi perjalanan pada hari-hari pertama ibadah puasa.”

Meski demikian, pemesanan tiket yang terus berjalan menunjukkan tren positif. Ketersediaan kursi masih bergerak stabil, menandakan minat perjalanan tetap tinggi menjelang akhir pekan.

“Rata-rata penumpang akhir pekan mencapai 9 ribu orang per hari. Khusus Minggu, kami proyeksikan keberangkatan bisa menembus 11.145 penumpang,” ujarnya.

Untuk menjaga kenyamanan perjalanan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengimbau pelanggan datang lebih awal guna menghindari keterlambatan saat proses boarding.

Penumpang juga diingatkan mematuhi aturan bagasi maksimal 20 kilogram dan volume 100 dm³. Kelebihan muatan dikenakan biaya tambahan atau dialihkan melalui layanan ekspedisi.

Selain itu, pelanggan yang menjalankan ibadah puasa diimbau menjaga kondisi fisik selama perjalanan agar aktivitas tetap aman, nyaman, dan khidmat sepanjang bulan Ramadan.