APTR Berikan Dukungan Ke Gus Fawait di Pilkada Jember 2024

Asosiasi Petani Tebu (APTR) PG Glenmore Banyuwangi (Foto: Deka Adjie)
Asosiasi Petani Tebu (APTR) PG Glenmore Banyuwangi (Foto: Deka Adjie)

JEMBER Asosiasi Petani Tebu (APTR) PG Glenmore Banyuwangi menyebut peran Pemerintah daerah saat ini masuh kurang untuk petani Tebu. Karena harga pupuk dan juga ketidakstabilan harga gula membuat petani tebu merugi.

Ketua APTR Siswono mengatakan, memang dalam beberapa tahun terkahir perhatian Pemerintah khususnya Pemerintah Daerah belum bisa maksimal. Karena sampai saat kelangkaan pupuk masih menjadi masalah bagi petani tebu.

“Saya harus bicara jujur memang perhatian ke petani tebu masih kurang, jadi dianggap petani tebu ini sudah tidak butuh perhatian, terutama pupuk itu masih sulit sampai sekarang,” ungkapnya kepada awak media, kamis (02/05/2024).

Selain pupuk, pihaknya juga mejelaskan tidak setabilnya harga gula dipasaran. Itu tentunya sangat berimbas kepada para petani, karena ada kebingungan untuk mematok harga pasti.

“Kalau stabil kan harganya jelas, contoh jual ketika panen harga tiba-tiba murah ternyata dipasaran harga gula mahal. Kalau jual mahal konsumen teriak-teriak. Serba salah jadinya,” tambahnya.

Oleh sebab itulanjut Siswono, dalam acara Halal Bihalal APTR PG Glenmore ini, pihaknya mengundang Bacalon Bupati Gus Fawait. Yang kebetulan juga sebagai anggota dari APTR. Pihaknya meyakini bahwa sosok Gus Fawait bisa memperjuangkan apa yang selama ini dikeluhkan oleh petani tebu.

“Memang saya undang Gus Fawait, karena anggota juga yang kebutulan maju dalam Pilkada. Jadi saya yakin Gus Fawait bisa memperjuangkan karena ini sosok yang pas buat kita,” katanya.

Oleh sebab itu kata Siswono APTR PG Glenmore akan memberikan dukungan penuh kepada Gus Fawait agar bisa menang dalam Pilkada Jember 2024 ini.

“Tegas saya katakan tadi, kami nyatakan siap dukung Gus Fawait dalam Pilkada, karen beliau sosok pas untuk para petani,” tegasnya.

Menanggapi hal itu, Gus Fawait mengatakan bahwa Jember itu salah satu Kabupaten dengan lahan pertanian yang luas di Jawa Timur, tapi sayangnya itu tidak dimanfaatkan dengan baik. Ia mengaku kaget jika di Jember masih ada saja persoalan pupuk.

“Mestinya dengan lahan pertanian yang luas itu menjadi prioritas. Karena dengan pertanian yang baik otomatis perekonomian di ikut meningkat,” katanya.

Dia mengatakan, jika nantinya diijinkan terpilih Bupati Jember, ia akan memperjuangkan para petani. Hal itu karena potensi pertanian di Jember itu sangat mudah dikembangkan.

“Karena luas dipoles sedikit saja itu sudah jadi, kami akan kawal bahkan sampai  kementerian, tapi jika itu sudah berjalan mulus saya harap petani ini belanjanya tetap di Jember. Jangan belanja diluar kota,” jelasnya.

Untuk dukungannya Gus Fawait menyatakan sangat berterima kasih kepada APTR karena sudah memberikan dukungan dan kepercayaan. “Itu suatu kehormatan, jadi doakan saja perjalanannya mulus dan saya akan memperjuangkan semua aspirasi dari teman-teman,” pungkasnya.