JEMBER – Angin puting beliung melanda Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember, pada Senin (20/1/2025) malam, menyebabkan kerusakan pada puluhan rumah warga di Desa Tamansari.
Berdasarkan laporan awal, angin kencang disertai hujan deras mulai terjadi sekitar pukul 19.00 WIB, menerjang Dusun Gudang dan Dusun Angsana. Banyak rumah mengalami kerusakan ringan hingga berat.
Data dari Baret Rescue 159 GPN Jember mencatat 18 rumah terdampak, dengan rincian 10 unit rusak ringan, 7 unit rusak sedang, dan 1 unit rusak berat. Dua musala di lokasi tersebut juga mengalami kerusakan.
Di Dusun Gudang RT.01/RW.04, rumah Ahmadun mengalami kerusakan berat pada atap dan sebagian bangunan. Sementara rumah Misrawi, Eko Purwanto, dan Junaidi rusak ringan di bagian atap.
Selain itu, kandang sapi milik Eko Purwanto roboh akibat tertimpa material bangunan. Meski begitu, tiga ekor sapi miliknya berhasil selamat. Beberapa kandang kambing milik warga lain juga terdampak.
Di Dusun Angsana RT.03/RW.19, kerusakan lebih parah. Rumah milik Bu Idris roboh total, sedangkan rumah Pak Wahyu dan Pak Dullah rusak sedang. Warga berupaya menyelamatkan barang-barang mereka.
Penanganan langsung dilakukan oleh Baret Rescue 159 GPN Jember bersama BPBD, Polsek, dan Koramil Mumbulsari. Tim mulai bergerak melakukan asesmen dan penanganan sejak pukul 22.00 WIB.
“Kami bersama warga melakukan perbaikan darurat. Semua pihak turut membantu,” ujar anggota tim Baret Rescue, Dargombes, saat diwawancarai media.
Akses jalan menuju lokasi bencana menjadi tantangan tersendiri. Jalan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua, sehingga tim membawa perlengkapan secara manual.
Rekomendasi dari tim mencakup distribusi logistik, pengerahan tim Jitupasna dari BPBD untuk menghitung kerugian, serta kerja bakti bersama TNI, Polri, dan masyarakat setempat.
Hingga Selasa pagi (21/1/2025), warga bersama tim gabungan masih melakukan perbaikan rumah. Bantuan terpal dan kebutuhan mendesak lain diharapkan segera tiba.
“Kerja sama semua pihak sangat diperlukan agar pemulihan dapat berlangsung cepat. Kami juga terus memantau perkembangan situasi,” tutup Dargombes.
Meskipun banyak kerugian material, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Tim penyelamat menyelesaikan operasi sekitar pukul 23.50 WIB.