JEMBER – Enam mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN KHAS Jember membawa pulang Juara 2 kategori Innovative Social Science dalam WICE 2026 di Malaysia.
Penghargaan itu diraih melalui Braille Hijaiyah Board Game, media edukasi yang dirancang membantu anak tunanetra mempelajari Al-Qur’an secara lebih mandiri.
Karya tersebut memadukan huruf Hijaiyah dalam sistem Braille dengan kode QR yang terhubung ke audio pelafalan setiap huruf.
Ide permainan edukatif itu berawal ketika mahasiswa melakukan pengabdian masyarakat di Kabupaten Lumajang dan menemukan keterbatasan media belajar keagamaan bagi tunanetra.
Kondisi tersebut mendorong mereka mengembangkan media pembelajaran yang lebih sesuai kebutuhan anak penyandang disabilitas netra, hingga akhirnya dipersiapkan untuk kompetisi internasional.
Tim tersebut beranggotakan Umi Kulsum, Chika Nazila Rahman, Mohammad Sofa Yahya Ardiansyah, Fajar Ainun Nafi’, Meutya Belqis Sholeh, dan Naylazahwa Maharani Putri.
Umi merupakan mahasiswa angkatan 2023, sedangkan lima anggota lainnya berasal dari angkatan 2025. Mereka membagi tugas dalam pengembangan produk hingga persiapan kompetisi.
Persiapan dilakukan bersamaan dengan aktivitas perkuliahan. Setiap anggota menangani bagian berbeda, mulai konsep, desain visual, laporan, hingga materi presentasi.
Dalam penilaian WICE 2026, tim menjelaskan latar belakang riset, cara kerja permainan, manfaat bagi pengguna, serta rencana pengembangan inovasi tersebut.
“Keikutsertaan ini awalnya menjadi kesempatan bagi kami untuk keluar dari zona nyaman dan menguji gagasan yang dibuat di tingkat global,” kata Umi Kulsum.
Menurut Umi, pertemuan dengan peserta dari berbagai negara juga memberikan pengalaman sekaligus masukan untuk menyempurnakan Braille Hijaiyah Board Game.
“Ikut lomba internasional bukan soal siapa yang paling jenius, tapi siapa yang berani mencoba. Jangan tunggu semuanya sempurna dulu, langsung melangkah saja,” ujarnya.