JEMBER – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas dr. Soebandi menggelar pelatihan pemeriksaan tanda-tanda vital bagi anggota PMR SMA Mumbulsari Jember, Selasa (14/7/2026).
Kegiatan berlangsung di Laboratorium Biologi SMA Mumbulsari sebagai bagian dari program kerja KKN bidang kesehatan yang berfokus pada peningkatan keterampilan kesehatan dasar siswa.
Pelatihan dirancang untuk memperkuat kemampuan anggota PMR dalam melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi kesehatan seseorang sebelum memberikan pertolongan pertama.
Materi yang diberikan mencakup pengenalan tanda-tanda vital, meliputi tekanan darah, denyut nadi, frekuensi pernapasan, suhu tubuh, hingga saturasi oksigen.
Mahasiswa KKN menjelaskan setiap parameter memiliki fungsi penting sebagai indikator awal untuk mengetahui kondisi kesehatan seseorang.
Usai penyampaian teori, peserta dibagi menjadi beberapa kelompok kecil agar proses belajar lebih efektif dan setiap siswa memperoleh pendampingan secara langsung.
Pada sesi praktik, mahasiswa KKN mendemonstrasikan cara menggunakan tensimeter untuk mengukur tekanan darah dan pulse oximeter guna mengetahui saturasi oksigen serta denyut nadi.

Setelah melihat demonstrasi, seluruh anggota PMR mendapat kesempatan mencoba alat pemeriksaan secara bergantian dengan arahan dari mahasiswa pendamping.
Pendampingan dilakukan hingga peserta memahami teknik pemeriksaan, mulai dari penggunaan alat, membaca hasil, hingga memastikan prosedur dilakukan dengan benar.
Melalui metode praktik langsung tersebut, peserta diharapkan semakin percaya diri saat melakukan pemeriksaan kesehatan dasar dalam berbagai kegiatan PMR di sekolah.
Pelatihan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa KKN untuk mengaplikasikan ilmu kesehatan sekaligus memberikan edukasi yang bermanfaat bagi lingkungan sekolah.
Setelah mengikuti kegiatan, anggota PMR memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pemeriksaan tanda-tanda vital serta keterampilan menggunakan tensimeter dan pulse oximeter.
Kemampuan tersebut diharapkan mendukung anggota PMR dalam memberikan pertolongan pertama serta membantu pemantauan kesehatan warga sekolah secara lebih optimal.