Wisuda United Generation, Al-Mashduqiah Cetak Lulusan Siap Bersaing hingga Kancah Internasional

PROBOLINGGO – Pondok Pesantren Al-Mashduqiah kembali melepas para santrinya melalui Wisuda Abituren Ke-XXIII bertajuk United Generation di Probolinggo, Sabtu (11/7/2026).

Momentum tersebut menjadi penanda berakhirnya masa pendidikan santri sekaligus awal langkah mereka mengabdikan ilmu kepada masyarakat.

Wisuda juga mencerminkan konsistensi Al-Mashduqiah membangun pendidikan Islam yang mengutamakan ilmu, akhlak, dan kemampuan menghadapi tantangan zaman.

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Mashduqiah K.H. Dr. Mukhlisin Sa’ad, M.A., menyampaikan keberhasilan lembaga tidak diukur dari jumlah lulusan semata.

“Ukuran keberhasilan pesantren adalah kualitas karakter, kedalaman ilmu, dan manfaat yang diberikan alumni kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, pendidikan di Al-Mashduqiah menggabungkan penguatan ilmu agama, kepemimpinan, akhlak, serta penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Model pendidikan tersebut terus diperkuat agar lulusan mampu melanjutkan pendidikan maupun berkarya di berbagai bidang.

Hasilnya mulai terlihat dari banyaknya alumni yang diterima di perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi keagamaan Islam.

Sejumlah lulusan juga berhasil melanjutkan studi ke luar negeri, termasuk di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.

Capaian itu dinilai menjadi bukti lulusan pesantren memiliki daya saing pada level internasional tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo memberikan apresiasi terhadap kontribusi Al-Mashduqiah bagi kemajuan pendidikan Islam.

“Al-Mashduqiah membuktikan pesantren mampu menjaga tradisi keilmuan sekaligus beradaptasi melalui inovasi kurikulum,” katanya.

Ia menilai lulusan pesantren memiliki bekal akademik, karakter disiplin, tanggung jawab, kemandirian, dan kepedulian sosial.

Apresiasi juga datang dari perwakilan wali santri yang menyaksikan perkembangan putra-putrinya selama menempuh pendidikan.

“Anak-anak kami tidak hanya bertambah ilmu, tetapi juga menjadi pribadi religius, santun, mandiri, dan bersemangat belajar,” tuturnya.

Sementara itu, perwakilan abituren, M. Alfin Ni’am, menyampaikan komitmen seluruh lulusan menjaga nama baik almamater.

“Kami akan mengamalkan ilmu, menjaga identitas sebagai santri Al-Mashduqiah, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Al-Mashduqiah terus mengembangkan pendidikan terpadu melalui pembelajaran akademik, pendalaman agama, bahasa asing, organisasi santri, kepramukaan, serta pembinaan kepemimpinan.

Melalui Wisuda Abituren Ke-XXIII United Generation, Al-Mashduqiah kembali menegaskan perannya mencetak generasi unggul, berakhlak mulia, dan siap berkontribusi bagi bangsa hingga tingkat internasional.