Targetkan Giling Tebu 11 Juta Kuintal, PG Ngadiredjo Gelar Forum Temu Kemitraan Petani

Kediri -Forum Temu Kemitraan (FTK) PG Ngadiredjo berlangsung akrab di Gedung Pertemuan PG Ngadiredjo Rabu 15 April 2026. Turut hadir dikesempatan tersebut seluruh mitra petani tebu, Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri dan Kabupaten Blitar, pereakilan pupuk Petro Kimia Gresik, dan Mitra Perbankan.

General Manager PG Ngadiredjo Wayan Mei Purwono mengatakan, forum temu kemitraan ini wajib kami laksanakan menjelang start giling 2026. Pasalnya, untuk menuju sukses giling kerjasama semua steakholder harus berjalan baik, sehingga kolaborasi pabrik, petani, petro kimia gresik, mitra perbankan berjalan baik dan lancar. “Ini adalah ekosistem yang saling berkaitan,” tegasnya

PG Ngadiredjo sendiri sudah merencanakan untuk giling 2026 akan menggiling tebu sebanyak 11 juta kuintal, dengan rendemen 7,5 persen dan menghasilkan gula 82.500 ton. “Ini adalah target yang fantastis, semoga dengan gotong royong dengan petani dan semua yang terkait target ini bisa tercapai,” tegasnya.

“Insyaallah PG Ngadiredjo akan start awal giling pada 9 Mei 2026 mendatang,” tandas Wayan.

Sementara itu, ketua Asisiasi Petani Tebu Rakyat (APTR) PG Ngadiredjo H.Mujianto mengatakan, temu kemitraan ini kesempatan untuk dialog antar petani dan semua yang terlibat dari perbankan dan pabrik. Sehingga semua proses tanam hingga pengiriman tebu ke pabrik berjalan dengan baik.
Ditambah, dengan meningkatnya semua harga harga termasuk ongkos muata, ongkos tebang, ongkos miat angkut ini sangat berpengaruh pada pendapatan petani.

Mujianto mengucapkan banyak terimakasih kepada mitra perbankan yang ikut memudahkan petani akan kebutuhan biaya operasional. “Untuk giling 2026 semoga petani tebu semakin sejahtera, dan PG Ngaderejo semakin jaya,” pungkasnya.