PTPN I Regional 5 Gelontorkan Rp30,43 Miliar untuk Dorong Kesejahteraan Warga Jember

SURABAYA – Upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Jember terus diperkuat berbagai pihak, termasuk sektor BUMN melalui program sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, pada Sabtu (9/4/2026).

PT Perkebunan Nusantara I Regional 5 menjadi salah satu pihak yang aktif menyalurkan bantuan berkelanjutan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional perkebunan.

Sejak 2021 hingga akhir 2025, perusahaan mencatat total penyaluran bantuan mencapai Rp30,43 miliar, mencakup program TJSL, non TJSL, dan pembiayaan usaha peternakan.

Dari jumlah tersebut, bantuan TJSL dan non TJSL di wilayah Jember mencapai Rp2,26 miliar dengan berbagai program berbasis kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, dukungan pembiayaan peternakan menjadi porsi terbesar dengan nilai Rp28,18 miliar melalui skema bunga ringan 3 persen per tahun.

Program ini menyasar 2.818 peternak sapi dan kambing guna mendorong kemandirian ekonomi masyarakat pedesaan.

Berbagai kegiatan sosial difokuskan pada peningkatan kesejahteraan, mulai dari pelatihan mitra binaan, pengembangan UMKM, hingga perbaikan infrastruktur.

Selain itu, perusahaan juga menjalankan program bedah rumah, bantuan sosial, pembangunan rumah ibadah, serta penanganan stunting.

Di sektor pendidikan, bantuan sebesar Rp274 juta telah disalurkan untuk mendukung fasilitas belajar dan peningkatan kualitas pendidikan masyarakat kurang mampu.

Untuk lingkungan, perusahaan turut mengalokasikan Rp25 juta guna mendukung pelestarian ekosistem di sekitar area operasional.

Sektor sosial ekonomi menjadi fokus utama dengan porsi bantuan mencapai Rp1,65 miliar atau sekitar 72,83 persen dari total TJSL dan non TJSL.

Program unggulan lainnya adalah pembangunan dan perbaikan infrastruktur dengan nilai Rp519,06 juta.

Selain itu, bantuan bedah rumah mencapai Rp384,48 juta sebagai upaya meningkatkan kualitas hunian masyarakat.

Penanganan stunting juga dilakukan melalui pemberian makanan tambahan senilai Rp109,65 juta bagi anak-anak.

Dukungan terhadap UMKM terus digencarkan melalui bantuan Rp115,92 juta untuk meningkatkan kapasitas usaha masyarakat.

“PTPN I Regional 5 terus berupaya menjaga keseimbangan antara keberlangsungan usaha dan tanggung jawab sosial,” ujar Region Head Subagiyo.

“Kami meyakini pembangunan daerah akan semakin kuat jika didukung kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat,” lanjutnya.

“Program yang dijalankan tidak hanya memberi bantuan sesaat, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat,” katanya.

“Perusahaan ingin memastikan kehadirannya memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar, Karena itu, program pemberdayaan terus disusun agar tepat sasaran dan berkelanjutan,” pungkasnya.