PROBOLINGGO – Kwartir Cabang (Kwarcab) Probolinggo melepas peserta Jambore Dunia dalam acara resmi di Ruang Tengger, lantai 4 Kantor Bupati, Sabtu (7/9/2025).
Momentum ini menjadi bersejarah bagi Pramuka Probolinggo. Pasalnya, Pondok Pesantren Al-Mashduqiah tercatat sebagai satu-satunya wakil yang berangkat ke ajang internasional tersebut.
World Muslim Scout Jambore (WMSJ) merupakan pertemuan dunia pertama yang digagas Pondok Pesantren Darussalam Gontor. Ribuan kontingen dari berbagai negara dijadwalkan hadir dalam perhelatan akbar ini.
Sebanyak 51 peserta dari Al-Mashduqiah dipersiapkan untuk membawa nama baik Kabupaten Probolinggo. Mereka juga diharapkan memperoleh pengalaman serta memperluas jaringan di tingkat global.
Ketua Kwarcab Probolinggo, Kak Fahmi AHZ, dalam sambutannya menegaskan rasa bangganya terhadap peran Pesantren Al-Mashduqiah sebagai pelopor.
Ia menyebut keberangkatan ini sebagai langkah besar bagi Pramuka daerah.
“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Al-Mashduqiah. Semoga para peserta mampu menjadi duta Pramuka Probolinggo di kancah internasional,” ujar Fahmi yang juga Wakil Bupati Probolinggo.
Fahmi menambahkan, kegiatan Jambore Dunia tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sarana memperkenalkan potensi dan identitas bangsa melalui wadah kepanduan Islam.
“Jambore ini merupakan kesempatan emas untuk menunjukkan bahwa Pramuka Indonesia mampu hadir dan berkontribusi di forum dunia,” imbuhnya dalam pesan penutup.
Para pengurus Kwarcab Probolinggo bersama pembina Pramuka Al-Mashduqiah turut hadir dalam kegiatan ini. Suasana berlangsung khidmat dengan semangat kebersamaan.
“Kami berharap para peserta dapat membawa pulang pengalaman berharga. Itu menjadi modal penting untuk membentuk karakter generasi muda,” pungkas Misbahul Ulum, salah satu pembina Al-Mashduqiah.
Acara pelepasan ditutup dengan sesi foto bersama. Para peserta tampak antusias, sementara orang tua dan undangan yang hadir memberikan doa restu sebelum keberangkatan.
Partisipasi ini diharapkan membawa dampak positif bagi perkembangan Pramuka di Probolinggo. Semangat Al-Mashduqiah menjadi simbol kemajuan sekaligus optimisme generasi muda daerah ke depan.