Pemasangan Rel Baru Rampung, Jalan Poros Jember–Bondowoso Kembali Normal

JEMBER – Jalan poros lintas kabupaten JemberBondowoso kembali dibuka pada Jumat (22/8/2025) pukul 05.00 WIB setelah ditutup total selama tujuh jam.

Penutupan dilakukan mendukung pemasangan rel, bantalan, serta box culvert oleh Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Surabaya, DJKA Kementerian Perhubungan.

Humas BTP Surabaya, Alfaviega Septian Pravangasta, menyebut keberhasilan pengerjaan berkat koordinasi lintas sektor yang solid.

“Sinergi antara Polres Jember, PT KAI Daop 9 Jember, dan Pemkab Jember berjalan baik. Pekerjaan penggantian rel di JPL 163 pun lancar,” ujarnya.

Proses pengerjaan dimulai Kamis (21/8) malam melalui pemasangan rambu penutupan jalan. Aspal dibongkar untuk memberi ruang pemasangan rel baru sepanjang 25 meter.

Rel baru itu dipasangi bantalan serta box culvert, berfungsi mendukung sistem sinyal Stasiun Arjasa. Setelah rampung, jalan kembali diurug ballast bag dan ditutup aspal.

“Pemasangan rel selesai sesuai jadwal. Jalan bisa digunakan kembali sejak Jumat pagi tanpa kendala berarti,” tambah Vecga.

Sementara itu, rel lama akan dibongkar setelah jalur baru dari Stasiun Jember hingga Kalisat selesai dipasang.

Proyek jalur Jember–Kalisat ini merupakan program multiyear BTP Surabaya. Peningkatan diarahkan agar memenuhi standar jalur utama di Pulau Jawa.

Ke depan, jalur ini mampu melayani kecepatan operasional hingga 100 km/jam dengan peningkatan keselamatan di perlintasan sebidang.

Vecga menegaskan, proyek juga meliputi pembangunan lima pos jaga JPL baru. “Upgrade rel ini sekaligus peningkatan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan,” katanya.

Jalur Jember sendiri bagian dari lintas Surabaya–Kalisat–Panarukan, dibangun Staatsspoorwegen pada 1897. Hingga kini, jalur tersebut tetap menjadi urat nadi transportasi Jawa Timur.

BTP Surabaya di bawah DJKA Kemenhub terus berperan menjaga keselamatan, meningkatkan, dan mengembangkan prasarana perkeretaapian di Jawa Timur serta kawasan Indonesia Timur.