Gelar Konsolidasi, Golkar usung Gus Fawait di Pemilu 2024

Partai Golongan Karya (Golkar) usai konsolidasi dengan Muhammad Fawait (Foto: SYakur/BBC)
Partai Golongan Karya (Golkar) usai konsolidasi dengan Muhammad Fawait (Foto: SYakur/BBC)

JEMBER – Partai Golongan Karya (Golkar) konsolidasi dengan Muhammad Fawait jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jember 2024.

Ketua DPD Partai Golkar Jember, Karimullah Dahrujiadi, menegaskan bahwa partai Golkar belum mengeluarkan surat rekomendasi untuk Pemilukada Serentak 27 November 2024 nanti.

Hal ini disampaikan oleh Haji Karim setelah Rapat Konsolidasi DPD Partai Golkar Jember bersama Bakal Calon Bupati Jember, Muhammad Fawait, pada Sabtu malam (10/8/2024).

“Kami belum menerima surat rekomendasi resmi dari Partai Golkar, tetapi mungkin saja nanti surat itu akan diberikan kepada Gus Fawait,” kata Haji Karim dalam konferensi pers.

Haji Karim menambahkan bahwa jika ada partai lain yang mengeluarkan rekomendasi untuk Gus Fawait sebagai calon bupati, pihaknya akan menghormati keputusan tersebut.

Namun, Haji Karim juga membenarkan bahwa Partai Golkar telah mengeluarkan surat tugas bagi Gus Fawait untuk melakukan konsolidasi dengan partainya.

“Keluarnya surat tugas ini menunjukkan bahwa sinyal dari Partai Golkar semakin jelas dalam memberikan dukungan kepada Gus Fawait,” lanjut Haji Karim.

Meski begitu, Haji Karim berharap bahwa dalam waktu dekat, surat rekomendasi resmi dari Partai Golkar akan segera diterbitkan.

Selain itu, Haji Karim juga mendorong konsolidasi dan membangun solidaritas dengan partai lain yang telah mengeluarkan surat rekomendasi bagi bakal calon kepala daerah.

“Dalam politik, apresiasi antar partai itu penting, tetapi kita harus tetap disiplin dan menjaga wilayah Partai Golkar,” ucap Haji Karim.

Haji Karim juga menyatakan bahwa setelah rekomendasi resmi dikeluarkan, dia akan terus mendorong solidaritas dan bekerja sama untuk mensukseskan Tri Sukses Partai Golkar.

Mengenai dinamika internal partai, Haji Karim melihatnya sebagai ekspresi politik yang wajar dan bagian dari proses demokrasi yang harus dihormati.

Haji Karim menegaskan bahwa apapun keputusan partai, termasuk rekomendasi, harus dijunjung tinggi dan dipatuhi oleh seluruh anggota partai.

Menanggapi belum terbitnya surat rekomendasi dari Partai Golkar, Gus Fawait menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada partai yang mendukungnya.

“Saya tidak bisa mengendalikan keputusan DPP partai, tapi saya yakin satu-satunya calon bupati dari Golkar kali ini adalah Gus Fawait,” ujar Gus Fawait.