QRIS 100 Masjid Diluncurkan BI Jember dalam Pre-Event FEKDI 2024

Pre-Event FEKDI 'Dulur Sekar Kijang 2024' di Sevendream City, Minggu (9/6/2024, malam. (Foto: Syakur/BBC)
Pre-Event FEKDI 'Dulur Sekar Kijang 2024' di Sevendream City, Minggu (9/6/2024, malam. (Foto: Syakur/BBC)

JEMBER Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jember telah resmi meluncurkan program pemasangan Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) di 100 masjid.

Peluncuran ini dilakukan dalam rangkaian pre-event Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) Sekarkijang yang diselenggarakan di Sevendream City pada Minggu malam (9/6/2024).

Kepala KPwBI Jember, Gunawan, menegaskan bahwa peluncuran QRIS di 100 masjid ini merupakan langkah awal dalam proses digitalisasi transaksi di tempat-tempat ibadah.

“Langkah ini kita ambil sebagai bentuk adaptasi terhadap perkembangan teknologi. Dengan QRIS, transaksi donasi atau sumbangan di masjid akan lebih mudah dan efisien,” kata Gunawan.

Gunawan menjelaskan, program ini akan terus diperluas ke tempat ibadah lain di seluruh Jember, Lumajang, Banyuwangi, Bondowoso dan Situbondo.

“Saat ini kita mulai dari 100 masjid, tetapi ke depan kita targetkan seluruh tempat ibadah di Jember bisa menggunakan QRIS. Ini akan membantu mempercepat transaksi dan meningkatkan transparansi,” tambahnya.

Target Gunawan adalah agar seluruh masyarakat Jember, terutama pengguna smartphone, bisa memanfaatkan QRIS dalam setiap transaksi.

“Pelan-pelan, tetapi pasti. QRIS ini menjadi alternatif pembayaran yang akan berjalan beriringan dengan pembayaran tunai. Tujuannya adalah untuk memperlancar dan membuat transaksi lebih efisien,” jelas Gunawan.

Untuk mencapai target tersebut, Gunawan menyatakan akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk terus mengedukasi masyarakat. Tidak hanya melalui acara seperti ini, tetapi juga melalui sosialisasi ke sekolah-sekolah, organisasi masyarakat, dan berbagai komunitas,” ujar Gunawan.

Bupati Jember, Hendy Siswanto, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif digitalisasi transaksi oleh KPwBI Jember.

“Dengan adanya QRIS, Insya Allah, ekonomi kita akan cepat melesat dan kesejahteraan masyarakat akan meningkat,” ucap Hendy.

Hendy juga mengapresiasi berbagai kegiatan positif yang diselenggarakan KPwBI Jember, termasuk FEKDI 2024.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Jember, kami mengucapkan terima kasih atas penyelenggaraan kegiatan-kegiatan yang sangat bermanfaat ini. Terima kasih juga kepada seluruh undangan dan penonton yang hadir,” kata Hendy.

Acara Pre-Event FEKDI 2024 ini tidak hanya diisi dengan peluncuran QRIS 100 masjid, tetapi juga dimeriahkan oleh penampilan musisi lokal hingga grup band papan atas, Gigi.

Selain itu, KPwBI Jember juga memberikan penghargaan secara simbolis kepada Pilot Project sekolah yang siap menerapkan QRIS se-Sekarkijang.

Menyusul acara utama, KPwBI Jember juga meluncurkan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) Cinta Bangga Paham Rupiah dan memberikan hadiah kepada pemenang lomba digital yang diadakan sebelumnya.

“Program PSBI ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya rupiah dalam kehidupan sehari-hari,” tutup Gunawan.

Dengan langkah-langkah ini, KPwBI Jember berharap dapat mendorong percepatan ekonomi digital di wilayah Jember, sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Kami berharap semua upaya ini dapat meningkatkan literasi keuangan digital dan membantu masyarakat beradaptasi dengan perkembangan teknologi,” pungkas Gunawan.

Pewarta: Abdus Syakur
Editor: Sugeng Prayitno